8 Selebgram Terjaring dalam Jerat Promosi Judi Online: Satu di Antaranya Meraup Rp395 Juta

selebgram promosi situs judi online

Mamabaik.com – Dalam beberapa pekan terakhir, sorotan utama telah tertuju pada para selebgram yang terjerat dalam jaringan promosi gelap: promosi situs judi online. Kasus-kasus mengejutkan ini melibatkan figur terkenal dari berbagai penjuru, mereka yang biasanya memikat hati pengikut dengan pesona dan gaya hidup glamor di dunia maya. Namun, kali ini, panggung sorotannya adalah ranah ilegalitas perjudian daring.

Menariknya, para selebgram ini bukan hanya sekadar membagikan konten-konten glamor biasa. Mereka terlibat dalam promosi cerdik yang menyasar generasi muda yang rentan. Dari kota ke kota, puluhan ribu hingga jutaan pengikut menjadi target, dan mungkin juga menjadi korban, dari serbuan promosi berkedok menggiurkan ini.

Satu persatu mereka terjaring dalam jaring laba-laba hukum. Mari kita telaah daftar eksentrik selebgram yang terjebak dalam pusaran promosi judi online:

Emak Gila, Sang Penjaring Pertama

Kota Bandung, Jawa Barat, menjadi tempat penjaringan pertama. Seorang YouTuber yang dikenal sebagai ‘Emak Gila’, yang sebenarnya memiliki inisial IL, terjerat dalam promosi judi online. Dua akun media sosial, Emak002 dan Kehidupan Emak, ditemukan sebagai sumber promosi ini. Januari hingga Juli 2023, menjadi waktu subur bagi Emak Gila meraih keuntungan. Angkanya bervariasi, dari Rp 15 juta hingga Rp 50 juta per bulan. Totalnya, Rp 395 juta telah dikantongi. Dari hasil promosi gelap ini, laptop, ponsel, dan bahkan motor gede berhasil diborongnya.

Citra Di Tengah Badai

Dari Aceh, kisah lain terungkap. Seorang selebgram dengan nama akun SRC ditangkap di malam hari. Diduga menjadi pelaku dalam promosi judi online, namun memiliki suami bernama HF. Sang selebgram memiliki 174 ribu pengikut di Instagram. Dalam 8 bulan, SRC mendapatkan bayaran sebesar Rp 2,5 juta setiap bulan sebagai imbalan atas upaya promosinya.

Pemikat Dari Kota Hujan

Kota Bogor juga menyimpan cerita menarik. Seorang selebgram dengan inisial SZM, yang memiliki 81.000 pengikut di Instagram, terlibat dalam promosi judi online. Bayarannya pun cukup menarik, Rp 7 juta per bulan. Melalui akun Instagram @araamudrikah, SZM membawa link-link berisi rayuan judi online ke hadapan khalayak dunia maya.

Baca Juga :  New Kids on the Block dan SEVENTEEN Siap Merajut Kolaborasi Musik

Bandung: Goresan Promosi yang Menarik

Bandung, sebagai salah satu pusat kehidupan selebgram, juga tak luput dari jaringan ini. DS dan AF, selebgram Bandung, tertangkap karena promosi judi online. DS menggunakan keuntungan promosinya di akun Instagram dan bahkan memanfaatkan rekannya yang memiliki 3 juta pengikut di YouTube. AF juga tak mau ketinggalan, dengan mempromosikan 3 link judi online dalam unggahan video dan story di Instagramnya.

Brand Ambassador dalam Jaringan Judi

Bandung juga menyimpan selebgram lainnya, SN. Namun, yang menarik perhatian adalah statusnya sebagai brand ambassador situs judi online. Sejak setahun yang lalu, ia terlibat dalam promosi ini dan mendapatkan penghasilan sekitar Rp 4,5 juta per bulan. Meski SN ditangkap, admin situs judi ini juga turut diciduk.

Pesan Terhapus, Bukti Terpatri

Pangkalpinang menjadi tempat pelarian DP alias Dedi. Namun, upayanya untuk menghapus jejak terbukti sia-sia. Promosinya lewat InstaStory menjadi bukti yang menjeratnya. Ia menerima bayaran Rp 700.000 untuk menampilkan link judi online dalam story Instagramnya.

Bali: Seksi dan Misterius

Selebgram asal Bali menjadi pusat cerita seru. FL (30), JIS (22), dan DPL (29) tertangkap karena terlibat dalam kasus jaringan judi online internasional. Mereka terlibat dalam siaran langsung tiga kali seminggu dengan mengenakan pakaian seksi dan menutupi wajah dengan topeng. Bayarannya? Sekitar Rp 10 juta per bulan. Jaringan ini berpusat di Kamboja, dengan GPP (28) sebagai otak di baliknya.

Saudara Kembar dalam Bisnis Ilegal

Di Sumatera Barat, saudara kembar RSH (24) dan MSL (24) terjerat dalam bisnis promosi judi online. Dalam tiga bulan pertama, mereka mendapat bayaran Rp 750.000 hingga Rp 1,25 juta. Polisi juga mengembangkan kasus ini untuk menelusuri pemilik situs tersebut.

Baca Juga :  Pentingnya Menggunakan Jasa Penerjemah Tersumpah untuk Dokumen Resmi

Dalam satu sorotan, dunia selebgram mengalami pukulan telak. Permainan mereka bukan lagi hanya sebatas filter dan pose, melainkan juga sentuhan berbahaya dalam dunia hitam yang tak terlihat oleh pengikut setia mereka. Tapi apakah ini menjadi akhir permainan, ataukah hanya babak baru dalam arena yang tak pernah surut itu?

Recommended For You

About the Author: admin 2

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *